Ketuk nomor ayat di ujung ayat untuk memutar dari ayat itu.
Siap diputar
الجزء ١٦
١٩
سورة مريم
مكية
سورة مريم
وآياتها
٩٨

SURAH MARYAM

Maryam · Latin dan Arti Bahasa Indonesia
98 Ayat · Makkiyyah · Juz 16

Surah Maryam (“Maryam”) adalah surah ke-19 dalam Al-Qur’an, tergolong Makkiyyah, terdiri dari 98 ayat dan dimulai di Juz 16. Halaman ini menampilkan teks Arab dengan tajwid berwarna, transliterasi Latin, dan terjemahan Bahasa Indonesia (Kemenag RI), dilengkapi audio murottal yang menyorot kata demi kata.

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
bismillaahir-rahmaanir-rahiim
١
Ayat
كٓهيعٓصٓ١
kaf-ha-ya-ain-sad
Artinya: Kāf Hā Yā` 'Aīn Ṣād.
٢
Ayat
ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهُۥ زَكَرِيَّآ٢
dhik'ru raḥmati rabbika ʿabdahu zakariyyā
Artinya: (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria,
٣
Ayat
إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ نِدَآءً خَفِيًّا٣
idh nādā rabbahu nidāan khafiyyan
Artinya: (yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.
٤
Ayat
قَالَ رَبِّ إِنِّى وَهَنَ ٱلْعَظْمُ مِنِّى وَٱشْتَعَلَ ٱلرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنۢ بِدُعَآئِكَ رَبِّ شَقِيًّا٤
qāla rabbi innī wahana l-ʿaẓmu minnī wa-ish'taʿala l-rasu shayban walam akun biduʿāika rabbi shaqiyyan
Artinya: Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah melemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, sedang aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.
٥
Ayat
وَإِنِّى خِفْتُ ٱلْمَوَٲلِىَ مِن وَرَآءِى وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِى عَاقِرًا فَهَبْ لِى مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا٥
wa-innī khif'tu l-mawāliya min warāī wakānati im'ra-atī ʿāqiran fahab lī min ladunka waliyyan
Artinya: Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu,
٦
Ayat
يَرِثُنِى وَيَرِثُ مِنْ ءَالِ يَعْقُوبَ‌ۖ وَٱجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا٦
yarithunī wayarithu min āli yaʿqūba wa-ij'ʿalhu rabbi raḍiyyan
Artinya: yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai."
٧
Ayat
يَـٰزَكَرِيَّآ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَـٰمٍ ٱسْمُهُۥ يَحْيَىٰ لَمْ نَجْعَل لَّهُۥ مِن قَبْلُ سَمِيًّا٧
yāzakariyyā innā nubashiruka bighulāmin us'muhu yaḥyā lam najʿal lahu min qablu samiyyan
Artinya: (Allah berfirman), "Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.
٨
Ayat
قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى غُلَـٰمٌ وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِى عَاقِرًا وَقَدْ بَلَغْتُ مِنَ ٱلْكِبَرِ عِتِيًّا٨
qāla rabbi annā yakūnu lī ghulāmun wakānati im'ra-atī ʿāqiran waqad balaghtu mina l-kibari ʿitiyyan
Artinya: Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?"
٩
Ayat
قَالَ كَذَٲلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَىَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِن قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْــًٔا٩
qāla kadhālika qāla rabbuka huwa ʿalayya hayyinun waqad khalaqtuka min qablu walam taku shayan
Artinya: (Allah) berfirman, "Demikianlah." Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali."
١٠
Ayat
قَالَ رَبِّ ٱجْعَل لِّىٓ ءَايَةً‌ۚ قَالَ ءَايَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ ٱلنَّاسَ ثَلَـٰثَ لَيَالٍ سَوِيًّا١٠
qāla rabbi ij'ʿal lī āyatan qāla āyatuka allā tukallima l-nāsa thalātha layālin sawiyyan
Artinya: Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda." (Allah) berfirman, "Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat."
١١
Ayat
فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنَ ٱلْمِحْرَابِ فَأَوْحَىٰٓ إِلَيْهِمْ أَن سَبِّحُواْ بُكْرَةً وَعَشِيًّا١١
fakharaja ʿalā qawmihi mina l-miḥ'rābi fa-awḥā ilayhim an sabbiḥū buk'ratan waʿashiyyan
Artinya: Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka; bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang.
١٢
Ayat
يَـٰيَحْيَىٰ خُذِ ٱلْكِتَـٰبَ بِقُوَّةٍ‌ۖ وَءَاتَيْنَـٰهُ ٱلْحُكْمَ صَبِيًّا١٢
yāyaḥyā khudhi l-kitāba biquwwatin waātaynāhu l-ḥuk'ma ṣabiyyan
Artinya: "Wahai Yahya! Ambillah (pelajarilah) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh." Dan Kami berikan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak,
١٣
Ayat
وَحَنَانًا مِّن لَّدُنَّا وَزَكَوٲةً‌ۖ وَكَانَ تَقِيًّا١٣
waḥanānan min ladunnā wazakatan wakāna taqiyyan
Artinya: dan (Kami jadikan) rasa kasih sayang (kepada sesama) dari Kami dan bersih (dari dosa). Dan dia adalah seorang yang bertakwa,
١٤
Ayat
وَبَرَّۢا بِوَٲلِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّارًا عَصِيًّا١٤
wabarran biwālidayhi walam yakun jabbāran ʿaṣiyyan
Artinya: dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, dan dia bukan orang yang sombong (bukan pula) orang yang durhaka.
١٥
Ayat
وَسَلَـٰمٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا١٥
wasalāmun ʿalayhi yawma wulida wayawma yamūtu wayawma yub'ʿathu ḥayyan
Artinya: Dan kesejahteraan bagi dirinya pada hari lahirnya, pada hari wafatnya, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali.
١٦
Ayat
وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مَرْيَمَ إِذِ ٱنتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا١٦
wa-udh'kur fī l-kitābi maryama idhi intabadhat min ahlihā makānan sharqiyyan
Artinya: Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Alquran), (yaitu) ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitul-maqdis),
١٧
Ayat
فَٱتَّخَذَتْ مِن دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَآ إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا١٧
fa-ittakhadhat min dūnihim ḥijāban fa-arsalnā ilayhā rūḥanā fatamathala lahā basharan sawiyyan
Artinya: lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.
١٨
Ayat
قَالَتْ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِٱلرَّحْمَـٰنِ مِنكَ إِن كُنتَ تَقِيًّا١٨
qālat innī aʿūdhu bil-raḥmāni minka in kunta taqiyyan
Artinya: Dia (Maryam) berkata, "Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa."
١٩
Ayat
قَالَ إِنَّمَآ أَنَا۟ رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَـٰمًا زَكِيًّا١٩
qāla innamā anā rasūlu rabbiki li-ahaba laki ghulāman zakiyyan
Artinya: Dia (Jibril) berkata, "Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu berupa seorang anak laki-laki yang suci."
٢٠
Ayat
قَالَتْ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى غُلَـٰمٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِى بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا٢٠
qālat annā yakūnu lī ghulāmun walam yamsasnī basharun walam aku baghiyyan
Artinya: Dia (Maryam) berkata, "Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!"
٢١
Ayat
قَالَ كَذَٲلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَىَّ هَيِّنٌ‌ۖ وَلِنَجْعَلَهُۥٓ ءَايَةً لِّلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِّنَّا‌ۚ وَكَانَ أَمْرًا مَّقْضِيًّا٢١
qāla kadhāliki qāla rabbuki huwa ʿalayya hayyinun walinajʿalahu āyatan lilnnāsi waraḥmatan minnā wakāna amran maqḍiyyan
Artinya: Dia (Jibril) berkata, "Demikanlah." Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya suatu tanda (kebesaran Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu urusan yang (sudah) diputuskan."
٢٢
Ayat
۞ فَحَمَلَتْهُ فَٱنتَبَذَتْ بِهِۦ مَكَانًا قَصِيًّا٢٢
faḥamalathu fa-intabadhat bihi makānan qaṣiyyan
Artinya: Maka dia (Maryam) mengandung, lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.
٢٣
Ayat
فَأَجَآءَهَا ٱلْمَخَاضُ إِلَىٰ جِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ قَالَتْ يَـٰلَيْتَنِى مِتُّ قَبْلَ هَـٰذَا وَكُنتُ نَسْيًا مَّنسِيًّا٢٣
fa-ajāahā l-makhāḍu ilā jidh'ʿi l-nakhlati qālat yālaytanī mittu qabla hādhā wakuntu nasyan mansiyyan
Artinya: Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, "Wahai, alangkah (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan."
٢٤
Ayat
فَنَادَٮٰهَا مِن تَحْتِهَآ أَلَّا تَحْزَنِى قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا٢٤
fanādāhā min taḥtihā allā taḥzanī qad jaʿala rabbuki taḥtaki sariyyan
Artinya: Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, "Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
٢٥
Ayat
وَهُزِّىٓ إِلَيْكِ بِجِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ تُسَـٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا٢٥
wahuzzī ilayki bijidh'ʿi l-nakhlati tusāqiṭ ʿalayki ruṭaban janiyyan
Artinya: Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.
٢٦
Ayat
فَكُلِى وَٱشْرَبِى وَقَرِّى عَيْنًا‌ۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ ٱلْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِىٓ إِنِّى نَذَرْتُ لِلرَّحْمَـٰنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ ٱلْيَوْمَ إِنسِيًّا٢٦
fakulī wa-ish'rabī waqarrī ʿaynan fa-immā tarayinna mina l-bashari aḥadan faqūlī innī nadhartu lilrraḥmāni ṣawman falan ukallima l-yawma insiyyan
Artinya: Maka makan, minum dan bersenanghatilah engkau. Jika engkau melihat seseorang, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini."
٢٧
Ayat
فَأَتَتْ بِهِۦ قَوْمَهَا تَحْمِلُهُۥ‌ۖ قَالُواْ يَـٰمَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْــًٔا فَرِيًّا٢٧
fa-atat bihi qawmahā taḥmiluhu qālū yāmaryamu laqad ji'ti shayan fariyyan
Artinya: Kemudian dia (Maryam) membawa dia (bayi itu) kepada kaumnya dengan menggendongnya. Mereka (kaumnya) berkata, "Wahai Maryam! Sungguh, engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar.
٢٨
Ayat
يَـٰٓأُخْتَ هَـٰرُونَ مَا كَانَ أَبُوكِ ٱمْرَأَ سَوْءٍ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا٢٨
yāukh'ta hārūna mā kāna abūki im'ra-a sawin wamā kānat ummuki baghiyyan
Artinya: Wahai sauadara perempuan Harun (Maryam)! Ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina."
٢٩
Ayat
فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ‌ۖ قَالُواْ كَيْفَ نُكَلِّمُ مَن كَانَ فِى ٱلْمَهْدِ صَبِيًّا٢٩
fa-ashārat ilayhi qālū kayfa nukallimu man kāna fī l-mahdi ṣabiyyan
Artinya: Maka dia (Maryam) menunjuk kepada (anak)nya. Mereka berkata, "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?"
٣٠
Ayat
قَالَ إِنِّى عَبْدُ ٱللَّهِ ءَاتَـٰنِىَ ٱلْكِتَـٰبَ وَجَعَلَنِى نَبِيًّا٣٠
qāla innī ʿabdu l-lahi ātāniya l-kitāba wajaʿalanī nabiyyan
Artinya: Dia (Isa) berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
٣١
Ayat
وَجَعَلَنِى مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَـٰنِى بِٱلصَّلَوٲةِ وَٱلزَّكَوٲةِ مَا دُمْتُ حَيًّا٣١
wajaʿalanī mubārakan ayna mā kuntu wa-awṣānī bil-ṣalati wal-zakati mā dum'tu ḥayyan
Artinya: dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
٣٢
Ayat
وَبَرَّۢا بِوَٲلِدَتِى وَلَمْ يَجْعَلْنِى جَبَّارًا شَقِيًّا٣٢
wabarran biwālidatī walam yajʿalnī jabbāran shaqiyyan
Artinya: dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.
٣٣
Ayat
وَٱلسَّلَـٰمُ عَلَىَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا٣٣
wal-salāmu ʿalayya yawma wulidttu wayawma amūtu wayawma ub'ʿathu ḥayyan
Artinya: Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."
٣٤
Ayat
ذَٲلِكَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ‌ۚ قَوْلَ ٱلْحَقِّ ٱلَّذِى فِيهِ يَمْتَرُونَ٣٤
dhālika ʿīsā ub'nu maryama qawla l-ḥaqi alladhī fīhi yamtarūna
Artinya: Itulah Isa putra Maryam, (yang mengatakan) perkataan yang benar, yang mereka ragukan kebenarannya.
٣٥
Ayat
مَا كَانَ لِلَّهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍ‌ۖ سُبْحَـٰنَهُۥٓ‌ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ٣٥
mā kāna lillahi an yattakhidha min waladin sub'ḥānahu idhā qaḍā amran fa-innamā yaqūlu lahu kun fayakūnu
Artinya: Tidak patut bagi Allah mempunyai anak, Mahasuci Dia. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.
٣٦
Ayat
وَإِنَّ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ‌ۚ هَـٰذَا صِرَٲطٌ مُّسْتَقِيمٌ٣٦
wa-inna l-laha rabbī warabbukum fa-uʿ'budūhu hādhā ṣirāṭun mus'taqīmun
Artinya: (Isa berkata), "Dan sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."
٣٧
Ayat
فَٱخْتَلَفَ ٱلْأَحْزَابُ مِنۢ بَيْنِهِمْ‌ۖ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن مَّشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيمٍ٣٧
fa-ikh'talafa l-aḥzābu min baynihim fawaylun lilladhīna kafarū min mashhadi yawmin ʿaẓīmin
Artinya: Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka (Yahudi dan Nasrani). Maka celakalah orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang agung!
٣٨
Ayat
أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا‌ۖ لَـٰكِنِ ٱلظَّـٰلِمُونَ ٱلْيَوْمَ فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ٣٨
asmiʿ bihim wa-abṣir yawma yatūnanā lākini l-ẓālimūna l-yawma fī ḍalālin mubīnin
Artinya: Alangkah tajam pendengaran mereka dan alangkah terang penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.
٣٩
Ayat
وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْحَسْرَةِ إِذْ قُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَهُمْ فِى غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ٣٩
wa-andhir'hum yawma l-ḥasrati idh quḍiya l-amru wahum fī ghaflatin wahum lā yu'minūna
Artinya: Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus, sedang mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman.
٤٠
Ayat
إِنَّا نَحْنُ نَرِثُ ٱلْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ٤٠
innā naḥnu narithu l-arḍa waman ʿalayhā wa-ilaynā yur'jaʿūna
Artinya: Sesungguhnya Kamilah yang mewarisi bumi dan semua yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kami mereka dikembalikan.
٤١
Ayat
وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ إِبْرَٲهِيمَ‌ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا٤١
wa-udh'kur fī l-kitābi ib'rāhīma innahu kāna ṣiddīqan nabiyyan
Artinya: Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Alquran), sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran, dan seorang nabi.
٤٢
Ayat
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ يَـٰٓأَبَتِ لِمَ تَعْبُدُ مَا لَا يَسْمَعُ وَلَا يُبْصِرُ وَلَا يُغْنِى عَنكَ شَيْــًٔا٤٢
idh qāla li-abīhi yāabati lima taʿbudu mā lā yasmaʿu walā yub'ṣiru walā yugh'nī ʿanka shayan
Artinya: (Ingatlah) ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku! Mengapa engkau menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolongmu sedikit pun?
٤٣
Ayat
يَـٰٓأَبَتِ إِنِّى قَدْ جَآءَنِى مِنَ ٱلْعِلْمِ مَا لَمْ يَأْتِكَ فَٱتَّبِعْنِىٓ أَهْدِكَ صِرَٲطًا سَوِيًّا٤٣
yāabati innī qad jāanī mina l-ʿil'mi mā lam yatika fa-ittabiʿ'nī ahdika ṣirāṭan sawiyyan
Artinya: Wahai ayahku! Sungguh, telah sampai kepadaku sebagian ilmu yang tidak diberikan kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.
٤٤
Ayat
يَـٰٓأَبَتِ لَا تَعْبُدِ ٱلشَّيْطَـٰنَ‌ۖ إِنَّ ٱلشَّيْطَـٰنَ كَانَ لِلرَّحْمَـٰنِ عَصِيًّا٤٤
yāabati lā taʿbudi l-shayṭāna inna l-shayṭāna kāna lilrraḥmāni ʿaṣiyyan
Artinya: Wahai ayahku! Janganlah engkau menyembah setan. Sungguh, setan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.
٤٥
Ayat
يَـٰٓأَبَتِ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يَمَسَّكَ عَذَابٌ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ فَتَكُونَ لِلشَّيْطَـٰنِ وَلِيًّا٤٥
yāabati innī akhāfu an yamassaka ʿadhābun mina l-raḥmāni fatakūna lilshayṭāni waliyyan
Artinya: Wahai ayahku! Sungguh aku khawatir engkau akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pengasih, sehingga engkau menjadi teman bagi setan."
٤٦
Ayat
قَالَ أَرَاغِبٌ أَنتَ عَنْ ءَالِهَتِى يَـٰٓإِبْرَٲهِيمُ‌ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ لَأَرْجُمَنَّكَ‌ۖ وَٱهْجُرْنِى مَلِيًّا٤٦
qāla arāghibun anta ʿan ālihatī yāib'rāhīmu la-in lam tantahi la-arjumannaka wa-uh'jur'nī maliyyan
Artinya: Dia (ayahnya) berkata, "Bencikah engkau kepada tuhan-tuhanku, wahai Ibrahim? Jika engkau tidak berhenti, pasti engkau akan kurajam, maka tinggalkanlah aku untuk waktu yang lama."
٤٧
Ayat
قَالَ سَلَـٰمٌ عَلَيْكَ‌ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّىٓ‌ۖ إِنَّهُۥ كَانَ بِى حَفِيًّا٤٧
qāla salāmun ʿalayka sa-astaghfiru laka rabbī innahu kāna bī ḥafiyyan
Artinya: Dia (Ibrahim) berkata, "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.
٤٨
Ayat
وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَأَدْعُواْ رَبِّى عَسَىٰٓ أَلَّآ أَكُونَ بِدُعَآءِ رَبِّى شَقِيًّا٤٨
wa-aʿtazilukum wamā tadʿūna min dūni l-lahi wa-adʿū rabbī ʿasā allā akūna biduʿāi rabbī shaqiyyan
Artinya: Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang engkau sembah selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku."
٤٩
Ayat
فَلَمَّا ٱعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَـٰقَ وَيَعْقُوبَ‌ۖ وَكُلاًّ جَعَلْنَا نَبِيًّا٤٩
falammā iʿ'tazalahum wamā yaʿbudūna min dūni l-lahi wahabnā lahu is'ḥāqa wayaʿqūba wakullan jaʿalnā nabiyyan
Artinya: Maka ketika dia (Ibrahim) sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak dan Yakub. Dan masing-masing Kami angkat menjadi nabi.
٥٠
Ayat
وَوَهَبْنَا لَهُم مِّن رَّحْمَتِنَا وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّا٥٠
wawahabnā lahum min raḥmatinā wajaʿalnā lahum lisāna ṣid'qin ʿaliyyan
Artinya: Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik dan mulia.
٥١
Ayat
وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مُوسَىٰٓ‌ۚ إِنَّهُۥ كَانَ مُخْلَصًا وَكَانَ رَسُولاً نَّبِيًّا٥١
wa-udh'kur fī l-kitābi mūsā innahu kāna mukh'laṣan wakāna rasūlan nabiyyan
Artinya: Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Musa di dalam Kitab (Alquran). Dia benar benar orang yang terpilih, seorang rasul dan nabi.
٥٢
Ayat
وَنَـٰدَيْنَـٰهُ مِن جَانِبِ ٱلطُّورِ ٱلْأَيْمَنِ وَقَرَّبْنَـٰهُ نَجِيًّا٥٢
wanādaynāhu min jānibi l-ṭūri l-aymani waqarrabnāhu najiyyan
Artinya: Dan Kami telah memanggilnya dari sebelah kanan gunung (Sinai) dan Kami dekatkan dia untuk bercakap-cakap.
٥٣
Ayat
وَوَهَبْنَا لَهُۥ مِن رَّحْمَتِنَآ أَخَاهُ هَـٰرُونَ نَبِيًّا٥٣
wawahabnā lahu min raḥmatinā akhāhu hārūna nabiyyan
Artinya: Dan Kami telah menganugerahkan sebagian rahmat Kami kepadanya, yaitu (bahwa) saudaranya, Harun, menjadi seorang nabi.
٥٤
Ayat
وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ إِسْمَـٰعِيلَ‌ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صَادِقَ ٱلْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولاً نَّبِيًّا٥٤
wa-udh'kur fī l-kitābi is'māʿīla innahu kāna ṣādiqa l-waʿdi wakāna rasūlan nabiyyan
Artinya: Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ismail di dalam Kitab (Alquran). Dia benar-benar seorang yang benar janjinya, seorang rasul dan nabi.
٥٥
Ayat
وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُۥ بِٱلصَّلَوٲةِ وَٱلزَّكَوٲةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِۦ مَرْضِيًّا٥٥
wakāna yamuru ahlahu bil-ṣalati wal-zakati wakāna ʿinda rabbihi marḍiyyan
Artinya: Dan dia menyuruh keluarganya untuk (melaksanakan) salat dan (menunaikan) zakat, dan dia seorang yang diridai di sisi Tuhannya.
٥٦
Ayat
وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ إِدْرِيسَ‌ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا٥٦
wa-udh'kur fī l-kitābi id'rīsa innahu kāna ṣiddīqan nabiyyan
Artinya: Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Idris di dalam Kitab (Alquran). Sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang nabi,
٥٧
Ayat
وَرَفَعْنَـٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا٥٧
warafaʿnāhu makānan ʿaliyyan
Artinya: dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
٥٨
Ayat
أُوْلَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّــۧنَ مِن ذُرِّيَّةِ ءَادَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَٲهِيمَ وَإِسْرَٲٓءِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَٱجْتَبَيْنَآ‌ۚ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُ ٱلرَّحْمَـٰنِ خَرُّواْ سُجَّدًا وَبُكِيًّا ۩٥٨
ulāika alladhīna anʿama l-lahu ʿalayhim mina l-nabiyīna min dhurriyyati ādama wamimman ḥamalnā maʿa nūḥin wamin dhurriyyati ib'rāhīma wa-is'rāīla wamimman hadaynā wa-ij'tabaynā idhā tut'lā ʿalayhim āyātu l-raḥmāni kharrū sujjadan wabukiyyan
Artinya: Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Yakub) dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis.
٥٩
Ayat
۞ فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُواْ ٱلصَّلَوٲةَ وَٱتَّبَعُواْ ٱلشَّهَوَٲتِ‌ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا٥٩
fakhalafa min baʿdihim khalfun aḍāʿū l-ṣalata wa-ittabaʿū l-shahawāti fasawfa yalqawna ghayyan
Artinya: Kemudian datanglah setelah mereka, pengganti yang mengabaikan salat dan memperturutkan nafsunya, maka mereka kelak akan tersesat,
٦٠
Ayat
إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًا فَأُوْلَـٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْــًٔا٦٠
illā man tāba waāmana waʿamila ṣāliḥan fa-ulāika yadkhulūna l-janata walā yuẓ'lamūna shayan
Artinya: kecuali orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dizalimi (dirugikan) sedikit pun,
٦١
Ayat
جَنَّـٰتِ عَدْنٍ ٱلَّتِى وَعَدَ ٱلرَّحْمَـٰنُ عِبَادَهُۥ بِٱلْغَيْبِ‌ۚ إِنَّهُۥ كَانَ وَعْدُهُۥ مَأْتِيًّا٦١
jannāti ʿadnin allatī waʿada l-raḥmānu ʿibādahu bil-ghaybi innahu kāna waʿduhu matiyyan
Artinya: yaitu surga Aden yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih kepada hamba-Nya, sekalipun (surga itu) tidak tampak. Sungguh, (janji Allah) itu pasti ditepati.
٦٢
Ayat
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا إِلَّا سَلَـٰمًا‌ۖ وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةً وَعَشِيًّا٦٢
lā yasmaʿūna fīhā laghwan illā salāman walahum riz'quhum fīhā buk'ratan waʿashiyyan
Artinya: Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna, kecuali (ucapan) salam. Dan di dalamnya bagi mereka ada rezeki pagi dan petang.
٦٣
Ayat
تِلْكَ ٱلْجَنَّةُ ٱلَّتِى نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَن كَانَ تَقِيًّا٦٣
til'ka l-janatu allatī nūrithu min ʿibādinā man kāna taqiyyan
Artinya: Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.
٦٤
Ayat
وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ‌ۖ لَهُۥ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَٲلِكَ‌ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا٦٤
wamā natanazzalu illā bi-amri rabbika lahu mā bayna aydīnā wamā khalfanā wamā bayna dhālika wamā kāna rabbuka nasiyyan
Artinya: Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali atas perintah Tuhanmu. Milik-Nya segala yang ada dihadapan kita, yang ada di belakang kita dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhanmu tidak lupa.
٦٥
Ayat
رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَٱعْبُدْهُ وَٱصْطَبِرْ لِعِبَـٰدَتِهِۦ‌ۚ هَلْ تَعْلَمُ لَهُۥ سَمِيًّا٦٥
rabbu l-samāwāti wal-arḍi wamā baynahumā fa-uʿ'bud'hu wa-iṣ'ṭabir liʿibādatihi hal taʿlamu lahu samiyyan
Artinya: (Dialah) Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya?
٦٦
Ayat
وَيَقُولُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَءِذَا مَا مِتُّ لَسَوْفَ أُخْرَجُ حَيًّا٦٦
wayaqūlu l-insānu a-idhā mā mittu lasawfa ukh'raju ḥayyan
Artinya: Dan orang (kafir) berkata, "Betulkah apabila aku telah mati, kelak aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan hidup kembali?"
٦٧
Ayat
أَوَلَا يَذْكُرُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَنَّا خَلَقْنَـٰهُ مِن قَبْلُ وَلَمْ يَكُ شَيْــًٔا٦٧
awalā yadhkuru l-insānu annā khalaqnāhu min qablu walam yaku shayan
Artinya: Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, padahal (sebelumnya) dia belum berwujud sama sekali?
٦٨
Ayat
فَوَرَبِّكَ لَنَحْشُرَنَّهُمْ وَٱلشَّيَـٰطِينَ ثُمَّ لَنُحْضِرَنَّهُمْ حَوْلَ جَهَنَّمَ جِثِيًّا٦٨
fawarabbika lanaḥshurannahum wal-shayāṭīna thumma lanuḥ'ḍirannahum ḥawla jahannama jithiyyan
Artinya: Maka demi Tuhanmu, sungguh, pasti akan Kami kumpulkan mereka bersama setan, kemudian pasti akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan berlutut.
٦٩
Ayat
ثُمَّ لَنَنزِعَنَّ مِن كُلِّ شِيعَةٍ أَيُّهُمْ أَشَدُّ عَلَى ٱلرَّحْمَـٰنِ عِتِيًّا٦٩
thumma lananziʿanna min kulli shīʿatin ayyuhum ashaddu ʿalā l-raḥmāni ʿitiyyan
Artinya: Kemudian pasti akan Kami tarik dari setiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.
٧٠
Ayat
ثُمَّ لَنَحْنُ أَعْلَمُ بِٱلَّذِينَ هُمْ أَوْلَىٰ بِهَا صِلِيًّا٧٠
thumma lanaḥnu aʿlamu bi-alladhīna hum awlā bihā ṣiliyyan
Artinya: Selanjutnya Kami sungguh lebih mengetahui orang yang seharusnya (dimasukkan) ke dalam neraka.
٧١
Ayat
وَإِن مِّنكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا‌ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًا مَّقْضِيًّا٧١
wa-in minkum illā wāriduhā kāna ʿalā rabbika ḥatman maqḍiyyan
Artinya: Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah ketentuan yang sudah ditetapkan.
٧٢
Ayat
ثُمَّ نُنَجِّى ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ وَّنَذَرُ ٱلظَّـٰلِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا٧٢
thumma nunajjī alladhīna ittaqaw wanadharu l-ẓālimīna fīhā jithiyyan
Artinya: Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.
٧٣
Ayat
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَىُّ ٱلْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا٧٣
wa-idhā tut'lā ʿalayhim āyātunā bayyinātin qāla alladhīna kafarū lilladhīna āmanū ayyu l-farīqayni khayrun maqāman wa-aḥsanu nadiyyan
Artinya: Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas (maksudnya), orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, "Manakah di antara kedua golongan yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?"
٧٤
Ayat
وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّن قَرْنٍ هُمْ أَحْسَنُ أَثَـٰثًا وَرِءْيًا٧٤
wakam ahlaknā qablahum min qarnin hum aḥsanu athāthan wari'yan
Artinya: Dan berapa banyak umat (yang ingkar) yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus perkakas rumah tangganya dan (lebih sedap) dipandang mata.
٧٥
Ayat
قُلْ مَن كَانَ فِى ٱلضَّلَـٰلَةِ فَلْيَمْدُدْ لَهُ ٱلرَّحْمَـٰنُ مَدًّا‌ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا رَأَوْاْ مَا يُوعَدُونَ إِمَّا ٱلْعَذَابَ وَإِمَّا ٱلسَّاعَةَ فَسَيَعْلَمُونَ مَنْ هُوَ شَرٌّ مَّكَانًا وَأَضْعَفُ جُندًا٧٥
qul man kāna fī l-ḍalālati falyamdud lahu l-raḥmānu maddan ḥattā idhā ra-aw mā yūʿadūna immā l-ʿadhāba wa-immā l-sāʿata fasayaʿlamūna man huwa sharrun makānan wa-aḍʿafu jundan
Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Barangsiapa berada dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan Yang Maha Pengasih memperpanjang (waktu) baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik azab maupun Kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah bala tentaranya."
٧٦
Ayat
وَيَزِيدُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ٱهْتَدَوْاْ هُدًى‌ۗ وَٱلْبَـٰقِيَـٰتُ ٱلصَّـٰلِحَـٰتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ مَّرَدًّا٧٦
wayazīdu l-lahu alladhīna ih'tadaw hudan wal-bāqiyātu l-ṣāliḥātu khayrun ʿinda rabbika thawāban wakhayrun maraddan
Artinya: Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal kebajikan yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.
٧٧
Ayat
أَفَرَءَيْتَ ٱلَّذِى كَفَرَ بِـَٔـايَـٰتِنَا وَقَالَ لَأُوتَيَنَّ مَالاً وَوَلَدًا٧٧
afara-ayta alladhī kafara biāyātinā waqāla laūtayanna mālan wawaladan
Artinya: Lalu apakah engkau telah melihat orang yang mengingkari ayat-ayat Kami dan dia mengatakan, "Pasti aku akan diberi harta dan anak."
٧٨
Ayat
أَطَّلَعَ ٱلْغَيْبَ أَمِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمَـٰنِ عَهْدًا٧٨
aṭṭalaʿa l-ghayba ami ittakhadha ʿinda l-raḥmāni ʿahdan
Artinya: Adakah dia melihat yang gaib atau dia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih?
٧٩
Ayat
كَلَّا‌ۚ سَنَكْتُبُ مَا يَقُولُ وَنَمُدُّ لَهُۥ مِنَ ٱلْعَذَابِ مَدًّا٧٩
kallā sanaktubu mā yaqūlu wanamuddu lahu mina l-ʿadhābi maddan
Artinya: sama sekali tidak! Kami akan menulis apa yang dia katakan, dan Kami akan memperpanjang azab untuknya secara sempurna,
٨٠
Ayat
وَنَرِثُهُۥ مَا يَقُولُ وَيَأْتِينَا فَرْدًا٨٠
wanarithuhu mā yaqūlu wayatīnā fardan
Artinya: dan Kami akan mewarisi apa yang dia katakan itu, dan dia akan datang kepada Kami seorang diri.
٨١
Ayat
وَٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةً لِّيَكُونُواْ لَهُمْ عِزًّا٨١
wa-ittakhadhū min dūni l-lahi ālihatan liyakūnū lahum ʿizzan
Artinya: Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka,
٨٢
Ayat
كَلَّا‌ۚ سَيَكْفُرُونَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُونُونَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا٨٢
kallā sayakfurūna biʿibādatihim wayakūnūna ʿalayhim ḍiddan
Artinya: sama sekali tidak! Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka.
٨٣
Ayat
أَلَمْ تَرَ أَنَّآ أَرْسَلْنَا ٱلشَّيَـٰطِينَ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ تَؤُزُّهُمْ أَزًّا٨٣
alam tara annā arsalnā l-shayāṭīna ʿalā l-kāfirīna ta-uzzuhum azzan
Artinya: Tidakkah engkau melihat, bahwa sesungguhnya Kami telah mengutus setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk mendorong mereka (berbuat maksiat) dengan sungguh-sungguh?
٨٤
Ayat
فَلَا تَعْجَلْ عَلَيْهِمْ‌ۖ إِنَّمَا نَعُدُّ لَهُمْ عَدًّا٨٤
falā taʿjal ʿalayhim innamā naʿuddu lahum ʿaddan
Artinya: maka janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (memintakan azab) terhadap mereka, karena Kami menghitung dengan hitungan teliti (datangnya hari siksaan) untuk mereka.
٨٥
Ayat
يَوْمَ نَحْشُرُ ٱلْمُتَّقِينَ إِلَى ٱلرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا٨٥
yawma naḥshuru l-mutaqīna ilā l-raḥmāni wafdan
Artinya: (Ingatlah) pada hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada (Allah) Yang Maha Pengasih, bagaikan kafilah yang terhormat,
٨٦
Ayat
وَنَسُوقُ ٱلْمُجْرِمِينَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ وِرْدًا٨٦
wanasūqu l-muj'rimīna ilā jahannama wir'dan
Artinya: dan Kami akan menggiring orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga.
٨٧
Ayat
لَّا يَمْلِكُونَ ٱلشَّفَـٰعَةَ إِلَّا مَنِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمَـٰنِ عَهْدًا٨٧
lā yamlikūna l-shafāʿata illā mani ittakhadha ʿinda l-raḥmāni ʿahdan
Artinya: Mereka tidak berhak mendapat syafaat, (pertolongan) kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi (Allah) Yang Maha Pengasih.
٨٨
Ayat
وَقَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَلَدًا٨٨
waqālū ittakhadha l-raḥmānu waladan
Artinya: Dan mereka berkata, "(Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak."
٨٩
Ayat
لَّقَدْ جِئْتُمْ شَيْــًٔا إِدًّا٨٩
laqad ji'tum shayan iddan
Artinya: Sungguh, kamu telah membawa sesuatu yang sangat mungkar,
٩٠
Ayat
تَكَادُ ٱلسَّمَـٰوَٲتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ ٱلْأَرْضُ وَتَخِرُّ ٱلْجِبَالُ هَدًّا٩٠
takādu l-samāwātu yatafaṭṭarna min'hu watanshaqqu l-arḍu watakhirru l-jibālu haddan
Artinya: hampir saja langit pecah, dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, (karena ucapan itu),’
٩١
Ayat
أَن دَعَوْاْ لِلرَّحْمَـٰنِ وَلَدًا٩١
an daʿaw lilrraḥmāni waladan
Artinya: karena mereka menganggap (Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak.
٩٢
Ayat
وَمَا يَنۢبَغِى لِلرَّحْمَـٰنِ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا٩٢
wamā yanbaghī lilrraḥmāni an yattakhidha waladan
Artinya: Dan tidak mungkin bagi (Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak.
٩٣
Ayat
إِن كُلُّ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضِ إِلَّآ ءَاتِى ٱلرَّحْمَـٰنِ عَبْدًا٩٣
in kullu man fī l-samāwāti wal-arḍi illā ātī l-raḥmāni ʿabdan
Artinya: Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, melainkan akan datang kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba.
٩٤
Ayat
لَّقَدْ أَحْصَـٰهُمْ وَعَدَّهُمْ عَدًّا٩٤
laqad aḥṣāhum waʿaddahum ʿaddan
Artinya: Dia (Allah) benar-benar telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.
٩٥
Ayat
وَكُلُّهُمْ ءَاتِيهِ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ فَرْدًا٩٥
wakulluhum ātīhi yawma l-qiyāmati fardan
Artinya: Dan setiap orang dari mereka akan datang kepada Allah sendiri-sendiri pada hari Kiamat.
٩٦
Ayat
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وُدًّا٩٦
inna alladhīna āmanū waʿamilū l-ṣāliḥāti sayajʿalu lahumu l-raḥmānu wuddan
Artinya: Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka).
٩٧
Ayat
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَـٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ ٱلْمُتَّقِينَ وَتُنذِرَ بِهِۦ قَوْمًا لُّدًّا٩٧
fa-innamā yassarnāhu bilisānika litubashira bihi l-mutaqīna watundhira bihi qawman luddan
Artinya: Maka sungguh, telah Kami mudahkan (Alquran) itu dengan bahasamu (Muhammad), agar dengan itu engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar engkau dapat memberi peringatan kepada kaum yang membangkang.
٩٨
Ayat
وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّن قَرْنٍ هَلْ تُحِسُّ مِنْهُم مِّنْ أَحَدٍ أَوْ تَسْمَعُ لَهُمْ رِكْزَۢا٩٨
wakam ahlaknā qablahum min qarnin hal tuḥissu min'hum min aḥadin aw tasmaʿu lahum rik'zan
Artinya: Dan berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka. Adakah engkau (Muhammad) melihat salah seorang dari mereka atau engkau mendengar bisikan mereka?
Mad
dibaca panjang
Ghunnah
dengung
Ikhfa’
samar
Idgham
melebur
Iqlab
ditukar mim
Qalqalah
memantul
Abu-abu
tidak dibaca
علامات الوقف · Tanda Waqaf
لالا وقفJangan berhenti
سسكتSaktah (jeda singkat)
صلىوصل أولىLebih baik lanjut
جوقف جائزBoleh berhenti atau lanjut
تاموقف تامBerhenti sempurna
✕ممنوعTerlarang berhenti
Quran.com API · terjemahan Kemenag RI · Audio: everyayah.com
Sampul Al-Qur’an