مكية
سورة المطففين
وآياتها ٣٦
SURAH AL-MUTAFFIFIN Orang-orang Curang · Latin dan Arti Bahasa Indonesia
36 Ayat · Makkiyyah · Juz 30
Surah Al-Mutaffifin (“Orang-orang Curang”) adalah surah ke-83 dalam Al-Qur’an, tergolong Makkiyyah, terdiri dari 36 ayat dan dimulai di Juz 30. Halaman ini menampilkan teks Arab dengan tajwid berwarna, transliterasi Latin, dan terjemahan Bahasa Indonesia (Kemenag RI), dilengkapi audio murottal yang menyorot kata demi kata.
▶
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
bismillaahir-rahmaanir-rahiim وَيْلٌ ل ِّلْمُطَفِّفِي نَ١
waylun lil'muṭaffifīna Artinya: Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
ٱلَّذِينَ إِذَا ٱ كْتَالُواْ عَلَى ٱ ل نّ َاسِ يَسْتَوْفُو نَ ٢
alladhīna idhā ik'tālū ʿalā l-nāsi yastawfūna Artinya: (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُو نَ ٣
wa-idhā kālūhum aw wazanūhum yukh'sirūna Artinya: dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.
أَلَا يَظُنّ ُ أُوْ لَـٰٓ ئِكَ أَنّ َهُم م َّبْ عُوثُو نَ٤
alā yaẓunnu ulāika annahum mabʿūthūna Artinya: Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
لِيَوْمٍ عَظِي مٍ ٥
liyawmin ʿaẓīmin Artinya: pada suatu hari yang besar,
يَوْمَ يَقُومُ ٱ ل نّ َاسُ لِرَبِّ ٱ لْعَـٰ لَمِي نَ٦
yawma yaqūmu l-nāsu lirabbi l-ʿālamīna Artinya: (yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.
كَلَّآ إِنّ َ كِتَـٰ بَ ٱ لْفُجَّارِ لَفِى سِجِّي نٍ ٧
kallā inna kitāba l-fujāri lafī sijjīnin Artinya: Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjīn.
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا سِجِّي نٌ ٨
wamā adrāka mā sijjīnun Artinya: Dan tahukah engkau apakah Sijjīn itu?
كِتَـٰ بٌ م َّرْقُو مٌ٩
kitābun marqūmun Artinya: (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal).
وَيْلٌ ي َوْمَئِذٍ ل ِّلْمُكَذِّبِي نَ١٠
waylun yawma-idhin lil'mukadhibīna Artinya: Celakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan!
ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ ٱ ل دِّي نِ١١
alladhīna yukadhibūna biyawmi l-dīni Artinya: (yaitu) orang-orang yang mendustakannya (hari pembalasan).
وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِي مٍ ١٢
wamā yukadhibu bihi illā kullu muʿ'tadin athīmin Artinya: Dan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَـٰ تُنَا قَالَ أَسَـٰ طِيرُ ٱ لْأَوَّلِي نَ١٣
idhā tut'lā ʿalayhi āyātunā qāla asāṭīru l-awalīna Artinya: yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, "Itu adalah dongeng orang-orang dahulu."
كَلَّاۖ بَلْۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم م َّا كَانُواْ يَكْسِبُو نَ ١٤
kallā bal rāna ʿalā qulūbihim mā kānū yaksibūna Artinya: Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
كَلَّآ إِنّ َهُمْ عَن ر َّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ ل َّمَحْجُوبُو نَ١٥
kallā innahum ʿan rabbihim yawma-idhin lamaḥjūbūna Artinya: Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhannya.
ثُمّ َ إِنّ َهُمْ لَصَالُواْ ٱ لْجَحِي مِ١٦
thumma innahum laṣālū l-jaḥīmi Artinya: Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.
ثُمّ َ يُقَالُ هَـٰ ذَا ٱ لَّذِى كُنت ُم ب ِهِۦ تُكَذِّبُو نَ ١٧
thumma yuqālu hādhā alladhī kuntum bihi tukadhibūna Artinya: Kemudian, dikatakan (kepada mereka), "Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan."
كَلَّآ إِنّ َ كِتَـٰ بَ ٱ لْأَبْ رَارِ لَفِى عِلِّيِّي نَ ١٨
kallā inna kitāba l-abrāri lafī ʿilliyyīna Artinya: Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam 'Illiyyīn.
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا عِلِّيُّو نَ ١٩
wamā adrāka mā ʿilliyyūna Artinya: Dan tahukah engkau apakah 'Illiyyīn itu?
كِتَـٰ بٌ م َّرْقُو مٌ٢٠
kitābun marqūmun Artinya: (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal),
يَشْهَدُهُ ٱ لْمُقَرَّبُو نَ٢١
yashhaduhu l-muqarabūna Artinya: yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).
إِنّ َ ٱ لْأَبْ رَارَ لَفِى نَعِي مٍ ٢٢
inna l-abrāra lafī naʿīmin Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
عَلَى ٱ لْأَرَا ٓئِكِ يَنظ ُرُو نَ ٢٣
ʿalā l-arāiki yanẓurūna Artinya: mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ ٱ ل نّ َعِي مِ٢٤
taʿrifu fī wujūhihim naḍrata l-naʿīmi Artinya: Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan.
يُسْقَوْنَ مِن ر َّحِيقٍ م َّخْتُو مٍ٢٥
yus'qawna min raḥīqin makhtūmin Artinya: Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel),
خِتَـٰ مُهُۥ مِسْكٌۚ و َفِى ذَٲ لِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱ لْمُتَنَـٰ فِسُو نَ٢٦
khitāmuhu mis'kun wafī dhālika falyatanāfasi l-mutanāfisūna Artinya: laknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
وَمِزَاجُهُۥ مِن ت َسْنِي مٍ٢٧
wamizājuhu min tasnīmin Artinya: Dan campurannya dari tasnīm,
عَيْنًا ي َشْرَبُ بِهَا ٱ لْمُقَرَّبُو نَ٢٨
ʿaynan yashrabu bihā l-muqarabūna Artinya: (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).
إِنّ َ ٱ لَّذِينَ أَجْ رَمُواْ كَانُواْ مِنَ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ يَضْحَكُو نَ ٢٩
inna alladhīna ajramū kānū mina alladhīna āmanū yaḍḥakūna Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulu menertawakan orang-orang yang beriman.
وَإِذَا مَرُّواْ بِهِمْ يَتَغَامَزُو نَ ٣٠
wa-idhā marrū bihim yataghāmazūna Artinya: Dan apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,
وَإِذَا ٱ نق َلَبُوٓ اْ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمُ ٱ نق َلَبُواْ فَكِهِي نَ ٣١
wa-idhā inqalabū ilā ahlihimu inqalabū fakihīna Artinya: dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.
وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوٓ اْ إِنّ َ هَـٰٓ ؤُلَا ٓءِ لَضَا ٓلُّو نَ ٣٢
wa-idhā ra-awhum qālū inna hāulāi laḍāllūna Artinya: Dan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, "Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,"
وَمَآ أُرْسِلُواْ عَلَيْهِمْ حَـٰ فِظِي نَ ٣٣
wamā ur'silū ʿalayhim ḥāfiẓīna Artinya: padahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
فَٱ لْيَوْمَ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنَ ٱ لْكُفَّارِ يَضْحَكُو نَ ٣٤
fal-yawma alladhīna āmanū mina l-kufāri yaḍḥakūna Artinya: Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang menertawakan orang-orang kafir,
عَلَى ٱ لْأَرَا ٓئِكِ يَنظ ُرُو نَ ٣٥
ʿalā l-arāiki yanẓurūna Artinya: mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
هَلْ ثُوِّبَ ٱ لْكُفَّارُ مَا كَانُواْ يَفْعَلُو نَ ٣٦
hal thuwwiba l-kufāru mā kānū yafʿalūna Artinya: Apakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka perbuat?
Mad dibaca panjang
Ghunnah dengung
Ikhfa’ samar
Idgham melebur
Iqlab ditukar mim
Qalqalah memantul
Abu-abu tidak dibaca
علامات الوقف · Tanda Waqaf
لا لا وقف Jangan berhenti
س سكت Saktah (jeda singkat)
صلى وصل أولى Lebih baik lanjut
ج وقف جائز Boleh berhenti atau lanjut
تام وقف تام Berhenti sempurna
✕ ممنوع Terlarang berhenti
Quran.com API · terjemahan Kemenag RI · Audio: everyayah.com