SURAH AL-FAJR Fajar · Latin dan Arti Bahasa Indonesia
30 Ayat · Makkiyyah · Juz 30
Surah Al-Fajr (“Fajar”) adalah surah ke-89 dalam Al-Qur’an, tergolong Makkiyyah, terdiri dari 30 ayat dan dimulai di Juz 30. Halaman ini menampilkan teks Arab dengan tajwid berwarna, transliterasi Latin, dan terjemahan Bahasa Indonesia (Kemenag RI), dilengkapi audio murottal yang menyorot kata demi kata.
▶
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
bismillaahir-rahmaanir-rahiim وَٱ لْفَجْ رِ ١
wal-fajri Artinya: Demi fajar,
وَلَيَالٍ عَشْرٍ ٢
walayālin ʿashrin Artinya: demi malam yang sepuluh,
وَٱ ل شَّفْعِ وَٱ لْوَتْرِ ٣
wal-shafʿi wal-watri Artinya: demi yang genap dan yang ganjil,
وَٱ لَّيْلِ إِذَا يَسْرِ ٤
wa-al-layli idhā yasri Artinya: demi malam apabila berlalu.
هَلْ فِى ذَٲ لِكَ قَسَمٌ ل ِّذِى حِجْ رٍ ٥
hal fī dhālika qasamun lidhī ḥij'rin Artinya: Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal?
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَا د ٍ ٦
alam tara kayfa faʿala rabbuka biʿādin Artinya: Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) 'Ād?
إِرَمَ ذَاتِ ٱ لْعِمَا د ِ٧
irama dhāti l-ʿimādi Artinya: (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum 'Ād) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
ٱلَّتِى لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى ٱ لْبِلَـٰ د ِ٨
allatī lam yukh'laq mith'luhā fī l-bilādi Artinya: yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
وَثَمُودَ ٱ لَّذِينَ جَابُواْ ٱ ل صَّخْرَ بِٱ لْوَا د ِ ٩
wathamūda alladhīna jābū l-ṣakhra bil-wādi Artinya: dan (terhadap) kaum Samud yang memotong batu-batu besar di lembah,
وَفِرْعَوْنَ ذِى ٱ لْأَوْتَا د ِ١٠
wafir'ʿawna dhī l-awtādi Artinya: dan (terhadap) Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar),
ٱلَّذِينَ طَغَوْاْ فِى ٱ لْبِلَـٰ د ِ١١
alladhīna ṭaghaw fī l-bilādi Artinya: yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
فَأَكْثَرُواْ فِيهَا ٱ لْفَسَا د َ١٢
fa-aktharū fīhā l-fasāda Artinya: lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu,
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَا ب ٍ ١٣
faṣabba ʿalayhim rabbuka sawṭa ʿadhābin Artinya: karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
إِنّ َ رَبَّكَ لَبِٱ لْمِرْصَا د ِ ١٤
inna rabbaka labil-mir'ṣādi Artinya: sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.
فَأَمّ َا ٱ لْإِنس َـٰ نُ إِذَا مَا ٱ بْ تَلَـٰ هُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ ١٥
fa-ammā l-insānu idhā mā ib'talāhu rabbuhu fa-akramahu wanaʿʿamahu fayaqūlu rabbī akramani Artinya: Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."
وَأَمّ َآ إِذَا مَا ٱ بْ تَلَـٰ هُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَـٰ نَنِ ١٦
wa-ammā idhā mā ib'talāhu faqadara ʿalayhi riz'qahu fayaqūlu rabbī ahānani Artinya: Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."
كَلَّاۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱ لْيَتِي مَ١٧
kallā bal lā tuk'rimūna l-yatīma Artinya: Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,
وَلَا تَحَـٰٓ ضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱ لْمِسْكِي نِ١٨
walā taḥāḍḍūna ʿalā ṭaʿāmi l-mis'kīni Artinya: dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
وَتَأْكُلُونَ ٱ ل تُّرَاثَ أَكْلاً ل َّمّ ًا١٩
watakulūna l-turātha aklan lamman Artinya: sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
وَتُحِبُّونَ ٱ لْمَالَ حُبًّا ج َمّ ًا٢٠
watuḥibbūna l-māla ḥubban jamman Artinya: dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
كَلَّآ إِذَا دُكَّتِ ٱ لْأَرْضُ دَكًّا د َكًّا٢١
kallā idhā dukkati l-arḍu dakkan dakkan Artinya: Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
وَجَا ٓءَ رَبُّكَ وَٱ لْمَلَكُ صَفًّا ص َفًّا٢٢
wajāa rabbuka wal-malaku ṣaffan ṣaffan Artinya: dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris,
وَجِاْ ىٓ ءَ يَوْمَئِذِۭ ب ِجَهَنّ َمَۚ يَوْمَئِذٍ ي َتَذَكَّرُ ٱ لْإِنس َـٰ نُ وَأَنّ َىٰ لَهُ ٱ ل ذِّكْرَىٰ٢٣
wajīa yawma-idhin bijahannama yawma-idhin yatadhakkaru l-insānu wa-annā lahu l-dhik'rā Artinya: dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu.
يَقُولُ يَـٰ لَيْتَنِى قَدَّمْتُ لِحَيَاتِى ٢٤
yaqūlu yālaytanī qaddamtu liḥayātī Artinya: Dia berkata, "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini."
فَيَوْمَئِذٍ ل َّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَد ٌ ٢٥
fayawma-idhin lā yuʿadhibu ʿadhābahu aḥadun Artinya: Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَد ٌ ٢٦
walā yūthiqu wathāqahu aḥadun Artinya: dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
يَـٰٓ أَيَّتُهَا ٱ ل نّ َفْسُ ٱ لْمُطْ مَئِنّ َةُ٢٧
yāayyatuhā l-nafsu l-muṭ'ma-inatu Artinya: Wahai jiwa yang tenang!
ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً م َّرْضِيَّةً٢٨
ir'jiʿī ilā rabbiki rāḍiyatan marḍiyyatan Artinya: Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya.
فَٱ دْ خُلِى فِى عِبَـٰ دِى ٢٩
fa-ud'khulī fī ʿibādī Artinya: Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
وَٱ دْ خُلِى جَنّ َتِى ٣٠
wa-ud'khulī jannatī Artinya: dan masuklah ke dalam surga-Ku.
Mad dibaca panjang
Ghunnah dengung
Ikhfa’ samar
Idgham melebur
Iqlab ditukar mim
Qalqalah memantul
Abu-abu tidak dibaca
علامات الوقف · Tanda Waqaf
لا لا وقف Jangan berhenti
س سكت Saktah (jeda singkat)
صلى وصل أولى Lebih baik lanjut
ج وقف جائز Boleh berhenti atau lanjut
تام وقف تام Berhenti sempurna
✕ ممنوع Terlarang berhenti
Quran.com API · terjemahan Kemenag RI · Audio: everyayah.com